Jumat, 29 Januari 2010

CERITA KITA PART III (Special dedicated to Dhara Nurani)


DHARA NURANI
Pertama kali aq kenal nura itu kelas 1 SMP. Saat itu aku sekelompok pramuka sama dia. Dia jadi Wapinru (wakil pemimpin regu), jabatn yang cukup mentereng di regu kami. Satu level di bawah Pemimpin Regu…aku belum begitu tahu nura. Cuma temenan yang asal tahu namanya saja. Saat itu yang kutahu nura adalah maniak pramuka. (Pramukerz..hihihi). pokoknya kalo liat nura dimataku akan tampak, baju coklat muda dengan 2 kantong di kiri kanannya. Rok coklat tua, topi bamboo trendy, kaus kaki hitam dan bau nasi goreng,,,(lebay). Dalam hal pramuka yg kutahu nura tiada tanding. Tandingannya paling Desti. (hihihi)..maklum mereka 1 SD. SD kalibeji yang terkenal dengan pramukanya. Kalibeji kota pramuka…hehehe
Setahun kemudian (klas 2 SMP) aku kurang begitu memperhatikan nura. Hanya yang kutahu dia berambut panjang sama kayak 2 temen deketnya. Afif dan Novi ndud.(geng rambut panjang), mungkin mereka mau ikut kontes sampo barengan kali ya..yuk mari…nura saat itu yang kilihat sangan deket sama novi ndud n sama2 suka pada orang yag sama. Hehehe…abis itu nggak ada yang kuinget lagi….LOL.
Baru mulai kelas tiga aku mulai dekat dengannya.(cieee). Itu karena qt duduk barengan. Orangnya asyik, lucu dan kadang2 gampang ku bohongi…hehee sori ya nur, kadang2 aku suka bohong tapi nura kagak tahu. Saat duduk bareng yang Cuma 1 minggu dlm 1 bulan itu, aku mulai sedikit2 mengenal nura. Kegiatan qt waktu itu adalah suka nyanyi. Aku inget waktu itu qt nyanyi lagunya Agnes Monica. Judulnya apa gt, pokoknya liriknya gini “ada dua cinta dihati..nana nana” lagu itu kami dedikasikan dengan penuh semnagat pada Cecil dan *****. Kadang lagu itu qt nyanyikan keras2 buat godain Cecil. Lagu lainnya yg juga aku inget itu lagunya Dewa yang entah judulnya apa, terus aq ganti sama lagunya Gigi. Pokoknya nura sampe jengkel, soalnya aku ganti2 liriknya. Lagunya gini… “ Hancur hatiku mengenang dikau (dewa), kuberada di t4 terindah,,,bagai bintang tak brsinar, remuk hati ini (Gigi). Jik eling ra nur?
Terus yang kuingat dari nura lagi, dia itu rajin mencatat, tulisannya juga bagus. Mungkin kalo tulisannya jelek dia gak bakal rajin mencatat. Sebenere aq juga rajin, tapi karena tulisanku kurang beruntung (jelek) ya udah aq males aja nyatet. Kasian bukunya…(alesan). Karna aku yang malas mencatat dan nura yang rajin, maka aku berniat meminjam catatan nura. Dengan penuh semangat aku meminjamnya. Tapi apa yang terjadi, nura nggak mau meminjamiku. Bayangkan bagaimana rasanya (ngik banget kan). Dulu dalam pikiranku “Dasar Pelit”, tapi mau gimana lagi, aku tak bisa berbuat apa2. setelah aku pikir2 sekarang, mungkin alasan nura saat itu adalah, jika dia meminjamkan catatannya padaq, nura tidak bisa mengulang pelajaran dari bu guru dan pak guru. Dan niat mulia nura dibalik itu semua adalah agar aku mau mencatat sendiri. Nura ingin menjadikan aku anak rajin. “Biar tau rasa ni anak! Makanya catet sendiri!” namun niat mulia itu aku nodai dengan pikiran negatifku yg mengira nura itu pelit n ngaya. Hahahaha…soy ya nur!
Yang lain lagi tentang nura, menurutku nura orangnya sangat rajin belajar. Menempatkan barang/ sesuatu pada tempatnya. Dandannan nura juga rajin, tidak acak2an. Nura juga suka curhat, saat itu yg q tahu seringnya sama ika. Tiada hari tanpa curhat deh. Aku sering memergoki mereka ber2 sedang berdua2an membicarakan sesuatu (mungkin ngomongin aku..ngek), ika sangat senang rasanya bisa curhat dengan nura. Aku juga merasa memang nura enak diajak curhat, ini mungkin salah satu kelebihannya, dia pendengar yg baik. Kadang juga ngasi saran2 yg bermutu(hihi)
Apa lagi ya..nura itu sangat patuh pada ayahnya, yg nggak ngebolehin potong rambut (aq n yaya dengan polosnya, berpikir macam2…jangan2 rambu nura ada jimatnya,,dan jangan2 yang lain…dasar bodoh). Kluarga nura terdiri dari 5 org. ayah, ibu(yg pintar masak), kakak(yg pinter bhs jepang), adik, dan nura sendiri. Saat pertama kali kerumahnya, rumah nura terlihat rapi dan bersih. Kamarnya jg teratur(bgmana dgn kamarku???). pokoknya keluarganya ramah.
Terus nura itu suka sama novel/ film yg bisa bikin nangis2 (itu kesamaan q n nura), jadi qt kadang2 tuker2an info tentang film2/novel yg bikin nangis. Kalo lagi cerita kita bisa heboh sendiri. Menggila dah… nura juga suka pake jaket jin warna biru…
Pas SMA nura juga sebenarnya pengen ikutan JB. Tp g boleh sama keluarganya. Namun aqirnya nura bisa gabung juga pas kelas 2 nya. Itu tak lepas dr dukungan ****. Pas itu qt2 sempet khawatir sama nura dgn kedekatannya dgn ****. Namanya anak SMA qt mikir macem2. tapi ternyata nggak ada apa2 kok, tentang kekhawatiran kita itu. Nura juga udah berani potong rambut ( pikiran anehq n yaya kandas…hehe)
Nura juga menjadi pemimpin kelompok kami Anoman. Ibu ketua yg sabar n baik. Lagi2 ini karena pramuka. Nura naik jabatan jadi PINRU, karena di tinggal desti. Hahahaha. Nura juga sering aq ‘eceni’ sama temen2. soalnya kalo ngeceni nura itu enak. G tau enaknya d mana. Dianya jarang tersinggung kali ya…tapi pernah takut juga, pas itu nura kayaknya beneran marah…heheh..sori ya nur.
Kesimpulan yg aq lihat dari seorang nura, selama temenan ini, kelebihannya : 1. rajin (dlm hal apa aja) 2. pekerja keras (untk dapetin apa yg dia mau) 3. setia pd pasangan (walau kdg lebay) 4. pendengar yg baik 5. pemimpin yg baik (walau selalu di eceni anak2nya n nangani anak2nya yg gila ini)…terus yg kurang2nya ap ya? Dia itu suka mendem masalahnya g mau temennya tahu, n berusaha menyelesaikannya sendiri, baru abis itu dianya cerita ( ini kelebihan ya?) bingung cari kelemahan nya. Gini deh nura itu kadang2 merasa dirinya kuat ngadepin sesuatu pdahal sebenrnya belum kuat. Kadang suka menyatakan hal yang berlainnan dengan hatinya. Pokoknya intinya aku seneng banget nura pernah ngisi daftar temen di catatan kehidupanq. Seneng bisa bertemen sama nura. Tar aku pengen bikinin puisi deh buat nura.
NB :Nur kalo ada hal yg tidak berkenan, mohon maaf ya… kalo bisa tambahin dong nur kenangan2 yg jadul2.

Selasa, 22 Desember 2009

untitled

Kukira jalanku hanya lurus ke depan
Jadi aku berjalan terus mencoba mencari ujungnya
Tapi sebelum kutemukan ujungnya
Aku melihat persimpangan
Aku binggung tak tau harus melangkah

Dan saat itu kau datang
Ajariku cara melangkah
Ajariku cara bedakan arah
Dan putuskan jalan yang searah

Kukira waktuku berputar tanpa batas
Jadi aku berjalan tenang tanpa takut
Tak peduli keadaan dan putuskan tuk berhenti
Tapi sebelum kuputuskan tuk berhenti
Aku tau bahwa waktu hanya sementara

Disaat itu kau masuk dalam waktuku
Ajari aku berlari
Mengatur nafas bersama
Berbagi cinta berdua
Dan habiskan waktu untuk setia

Kini aku sadar
Bahwa jalan tak hanya lurus
Bahwa waktu adalah batasan
Bahwa ada jalan untuk melangkah sendiri
Bahwa ada jalan untuk melangkah berdua

Ada waktu untuk berhenti
Ada waktu untuk berjalan
Ada waktu untuk berlari
Ada waktu untuk sendiri
Dan ada waktu untuk membagi dan berdua bersamamu

Kamis, 03 Desember 2009

Cinta setetes embun

Angin terpaksa berhenti
Mengalah pada sapaan lembutmu
Tak peduli manusia marah karenanya
Kau tetap hembuskan anginmu

Kobaran api cairkan kebekuan
Dan melelehkannya dengan cepat
Namun kobaran cintamu cairkan hatiku
Dengan penuh kesabaran dan kehangatan

Senagtan matahari hantam dunia
Tapi kau rentangkan tanganmu
Menantangnya untuk melindungiku
Kaupun gantikan hujan
Basahi jiwaku yang gersang

Tapi ku hanya bisa jadi setetes embun
Beri sedikit cinta dalam ribuan cintamu
Ku hanya bisa menjadi sebatang lilin
Beri secercah cahaya dalam terangnya mataharimu
Dan berikan sedikit puisi getir dalam jutaan puisi indahmu

Selasa, 24 November 2009

Vino di Amplas



hari itu kamis tanggal 15 oktober 2009
Banyak banget agenda yang harus saya lakukuan,,,dan mereka padawaktu yang bersamaan. Pertama adalah kumpul Equilibrium, katanya sih mau ada pembicara yang akan dateng ke EQ. terussebagai staf magang redaksi, saya di agak haruskan buat dateng. Kedua ada acara accounting quiz. Saat itu mau UTS, jadi kakak2 dari IMAGAMA ngadain acara yang isinya soal2. ketiga adalah acara nnton film Perancis diGSP, udah punyatiketnya si. Temen saya juga udah dateng.. rencananya si mau nonton berdua. Yang terakhir adalah saya diajak kakaksaya untuk liad2 harga sepeda di kerpur. Saya si mau2 aja yasoalnyakalo nggak hari itu siapa yang bakalan nganter. Lalu saya memutuskan untuk membatalkan semua acara dan capcus ke amplas. Dengan hati riang gambira saya datang ke amplas dengan harapan bisa dapet sepeda murah yang katanya diskon 30%. Mungkin muka saya sudah berbinar-binar saat itu.terbayan sepeda yang akan saya beli dan saya tungganginanti. Pas nyampe di kerpur, saya angsung menuju ke tepat sepeda itu berada. Lantai 3 kala itu.Biar nggakkelihatan banget kalau saya ngebet banget ke sana sama kakak saya, saya bergaya sok cool. Padahal saat it saya pengen banget lari. Pas nyampe disana saya langsung clig2. spedanya udah mentereng dengan megahnya. Dan hal pertama yang saya lihat selain sepedanya adalah diskon 30% yang gede. Tapi setelah saya iat harganya…beh sama aja.mending beli yang bagus merknya sekalian daripada merek biasa harganya asih sama juga. Lalu dengan perasaan sdih campu kecewA saya akhirnya memutuskan pulang. Nggak disangka kami malah salah turun escalator. Karena nggak mau kelihatan salah, masuklah kami ke gramedia. Ajak kakak saya. Saya sih mau2 aja. Setelah melihat2 di bagian depan, kami lalu berjalan ke agak tengah. Lalu saya melihat orang2 berkerumun saat itu. Ada kursi2nya juga. Wah ada apa ni? Saat saya mendekat, tiba2 mas2 pembawa acaranya bilang “ kita sambut pemain2 srigala teakhir!!!” lalu datanglah leleki2 berbadan keren keluar. Dan parahnya agi ada VINO G BASTIAN!!! Buset….cakep banget. Wah nggak disia2in lagi nih… langsung tonton. Depan sendiri ceprat cepret nggak jelas….. saat itu juga ada Fatir sama artis2 laen yang saya nggak ena. Tapi mereka seing nonggol di tivi sbagai bntang 2iklan. Pokoknya saat itu saya puas deh melototin mas gantang vino. Abis itu ada sesi tandatngan sama foto2. saya lansung ke depan vino… walau kehalang meja. Tapi tetep didepannya persis. trus vinonya sya panggil. Dianya senyum trus saya foto. Apdasar hape sya lemot. Jadi hasil foto saya pas vinonya udah nunduk. Padahal tadinya dia senyum gitu….kn pengen banget tu foto sama vino. Tapisusah banget. Penuh sesak. Kakak saya pun ogah buat motion saya. Rame katanya. Lalu akhirnya saya pulang deh. Setelah itu saya langsung ke kost kakak saya.saya bilnng untung tadi salah eskalatornya, jadi bisa ketemu sama vino deh…setelah dari kost saya ke tempat jualan sepeda yang di pinggir jalan. Ternyata harganya lebih murah. Tapi masih liat2 si. Dengan penagalaman iniada yang bisasaya ambil yaitu… ketika kita memnentukan pilihan yang menurut kita suatu keterpaksaan dan mals untuk melakukannya, bukan berarti peristiw di baliknya akan buruk pula. Kadang suattuHehehe…. Kesenangan dapt kita raih tanpa sengaja.

Kamis, 05 November 2009

Coretanku di Kertas Putih Bergaris

Dibuat dengan penuh keputusasaan
Yogyakarta-UGM-FEB-U303-5F
Pukul 16:34

Lama aku menunggu waktu
Bagaikan tahunan
Yang tak kunjung usai
Melihat detik jam
Seolah berat untuk melangkah
Ke angka tujuan

Perutku mulai mual
Otakku penat
Tanganku serasa mau patah
Memegang bolpoint dengan tinta hitam

Hitam
Itulah yang kutulis
Dikertas putih bergaris
Tak tahu akan menggoreskan apa lagi
Karna kina pikiranku telah hilang

Mengapa waktu tak kunjung usai
Yang kulihat hanya muka-muka sok tahu sok mikir
Cuma bergayamenulis di kertas putih bergaris
Padahal kuyakin itu hanya coretan tak bermutu
Coretan yang akan mereka salahkan nanti
Maka waktu ini para pengawas tertawa

Yang kuharap adalah mereka segera mempercepat waktu
Agar aku dapat keluar
Dengan jawaban-jawaban anehq
Pada kertas putih bergaris pada UTS matematika Ekonomi


Puisi ini saya buat saat ujian tengah semester matematika ekonomi…..

Cengkraman Kesadaran

Malam datang
Membuatku ingat
Bahwa esok akan berganti
Bahwa nanti akan mati
Hilang akal hanya sasaat
Tak tau cengkraman alam yang mulai erat
Hingga dada sesak
Tubuh kaku
Bibir tak henti bergetar
Mencoba melawan
Menepis semua kesakitan
Tangisan terpecah
Ribuan mata melihat
Sakit…darah…jatuh dan terprosok
Apa ini teguran?
Apa ini hukuman?
Mungkin kelalaian ini
Ketololan otak
Membuat lupa akan kesengsaraan
Kesederhanaan yang tertinggalkan
Sehingga datanglah cengkraman alam itu
Untuk mengingatkan kelalaian itu
hingga nanti tiba saatnya
Mereka akan tetap ada
Untuk kita
Menjaga
Dengan berbagai bentuk
Mendatangkan tangisan
Sampai kita sadar
Bahaya itu ada
Dan hanya mereka yang kuat yang akan menang melawannya

Jumat, 30 Oktober 2009

YANG BARU NGGAK BERARTI NGGAK ENAK

Pertama kali saya datang ke Food Fezt yaitu saat bulan Ramadhan. Kebetulan saat itu saya diajak kakak saya. Kami sebenarnya belum pernah kesana.. Apalagi saya yang belum tahu jogja, jadi tinggal ngikut aja. Rencananya kami kesana mau buka puasa. Kami ke sana udah hampir bedug Magrib.

Pas nyampe sana, buseeet rame juga ya ni tempat. Setelah itu saya dan kakak saya masuk. Belum bisa dikatakan masuk sih, masih di pintu masuk tepatnya. Di depan ada beberapa pegawai yang sedang berjaga diluar. Lalu kami ditanyai apakah sudah reservasi apa belum. Tentu saja belum. Baru juga pertama kali datang. Ternyata tempatnya sudah penuh. Emang kalau dilihat dari parkirnnya saja, bisa disimpulkan kalau tempat ini sangat ramai. Lalu kami disuruh menunggu. Saat kami menunggu itu, datanglah segerombolan orang. Sekitar 10 orang. Ternyata mereka juga belum reservasi. Wah tambah banyak ni orang yang ngantri. Eh belum ada lima menit, ada lagi yang dateng. Sekitar enam orangan. Makin penasaran saja saya, yang antri aja banyak gini. Sebenarnya apa sih yng special dari Food Fezt.

Nggak lama kemudian kami dipersilahkan masuk sama pegawainya. Pada ngiri tuh yang lagi ngantri di luar. Hahahaha…duluan yah. Kami lalu mendapat tempat di pojok. Saat pemesannan kami mulai bingung. Hehe… layaknya orang bingung. Pasti tampang kami juga aneh. Muka bodoh. Tapi tetap harus kelihatan cool. Yang kami bingungkan adalah cara pemesannan, pemesanannya dipanggil, apa kita datang ke stand-stand yang ada di samping-samping kami. Karena malas tanya. Biasa, yang penting gaya hehehe.. Kami melihat orang-orang disekitar kami. Ternyata mereka memenggil pelayan untuk memesan makannya. Setelah itu kami memesan makannan. Saya memesan nasi kebuli dan kakak saya nasi tomat bebek kalau nggak salah.
Serambi menunggu pesanan kami melihat-lihat keadaan sekitar, pantesan aja Food Fezt banyak pengunjungnya. Banyak alasan yang mendukung orang-orang buat dateng ke tempat ini. Pantes aja rame.

Tempat menarik
Kalo menurut saya sih yang pertama adalah tempatnya yang menarik. Luas, kesan alamnya juga keliatan banget. Walau kelihatan modern tetapi tempatnya tetap bernuansakan alami. Ada rumput-rumput yang hijau serta lampu-lampu dipagar kayunya. Jarak antar meja juga tidak terlalu dekat, sehingga kesannya tidak sempit. Selain itu, hal ini juga menggambarka bahwa Food Fezt tetap konsisten dengan pelayannannya. Bisa saja mereka menambah tempat duduk untuk menampung pengunjung yang mengantri diluar. Tetapi mereka tidak melakukannya.

Pelayannan memuaskan
Hal kedua yang menurut saya menarik adalah pelayannan atau system yang mereka gunakan dalam melayani pelanggan. Dari pertama masuk, pegawainya aja udah kelihaatn professional banget. Mereka tidak memaksa kami yang belum mendapat tempat untuk tetap menunggu. Di tempat lain biasanya mereka seakan-akan memohon-mohon untuk tetap tinggal, dengan berbagai alasan. Misalnya, “mbaak bentar lagi udah pada seesai kok. Tunggu bentar deh mbak…” dengan sok-sok manis dan meyakinkan agar para pelangganya sungkan untuk meninggalkan tempat tersebut.

Peralatan canggih
Terus yang ketiga FoodFezt juga memakai alat-alat yang canggih. Pakai handy talky untuk berkomunikasi antar pegawai. Sehingga nggak kelamaan untuk hanya sekedar tanya tempatnya ada yang kossong apa nggak.efisien sih menrut saya. Untuk pemesannannyapun nggak make kertas, pake alat yang saya nggak tahu namanya. Yang jelas bentuknya kaya PDA gitu. Hebat juga ni, mengurangi penggunan kertas. Tahu sendiri kan gimana kertas bisa bikin global warming. Nilai plus nih.

Tampilan menu
Yang terakhir mungkin, tentang menunya yang beragam. Bisa pilih ini itu. Terus daftar menunya juga tersedia gambar-gambar. Misalnya makan nasi kebuli seperti yang saya pesan saat itu ada fotonya. Jadi misal kita tidak tahu apa itu nasi kebuli, apa itu nasi bebek saus tomat, yah…paling nggak kita jadi tahu gambarannya kayak apa lewat fotonya.biasanya sih saya kalau nggak tahu makanan apa yang akan saya makan,saya bakalan liat tampilannya dulu. Emang sih nggak menjamin tar rasanya gimana.
Jadi nggak nyesel deh dateng ke FoodFezt,,
Sekarang sih lagi nyuruh-nyuruh kakak biar di traktir di FoodFezt lagi.
Yang baru nggak mesti nggak enak kok. Mungkin bisa jadi dengan 2 tahun berdirinya, akan jadi awal kesuksesan yang akan menanti ditahun-tahun berikutnya. Asal merek dapat menjaga konsistensinya. AYO MAKAN!!!!

FOODFEZT BLOG COMPETITION

teman